Tag Archives: ICOMOS

Proyek Rekonstruksi Pojok Beteng Kraton Yogyakarta; Konservasi atau Manipulasi?

Screenshot from 2019-08-03 13-38-07.png

Bagian Peta Kota Yogyakarta tahun 1925 (skala asli 1:10.000) yang menunjukkan wilayah sekitar pojok beteng lor wetan Kraton Yogyakarta (Sumber: Leiden University Library)

Masih belum jelas, justifikasi ilmiah apa yang dipakai Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) untuk merekonstruksi bangunan Pojok Beteng Lor Wetan (timur laut) Kraton Yogyakarta. Padahal, bangunan asli yang merupakan bagian dari benteng baluwarti itu sudah hancur sejak lebih dari 200 tahun yang lalu akibat serbuan pasukan Inggris-Sepoy. Jika dipaksakan, proyek rekonstruksi cagar budaya nasional ini dikhawatirkan tak bisa dinilai sebagai upaya konservasi, tetapi justru sebagai langkah manipulasi. Continue reading

Lonceng Kematian Gerakan Pelestarian Pusaka Indonesia

Evaluasi atas Kiprah Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI)

Screenshot from 2015-04-19 22:25:14

Sabtu, 18 April 2015 kemarin diperingati sebagai Hari Monumen dan Situs Internasional sebagai kelanjutan inisiatif International Council on Monuments and Sites (ICOMOS) sejak tahun 1982. Jaringan yang dihimpun oleh Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) turut menyambut gelaran ini dengan beberapa agenda. Hanya dua hari setelah gugatan warga Rembang dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) atas pendirian pabrik semen di Rembang ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Namun, kasus Rembang bahkan tak tersentuh oleh keriuhan perayaan jaringan pelestari pusaka di Indonesia. Ironis?

Continue reading

Pusaka Peringatan untuk Keberadaban yang Lestari

100_0901 (copy)

Celebrate the International Day on Monuments and Sites 2014. Jauhkan perjuangan pelestarian pusaka dari kepentingan kekuasaan politik dan ekonomi!

“Pusaka Peringatan”, demikian tema perayaan Hari Monumen dan Situs Internasional yang digaungkan oleh International Council on Monuments and Sites (ICOMOS) pada 18 April 2014 hari ini. Pusaka Peringatan adalah bentuk refleksi yang mencerminkan kebutuhan mendalam manusia untuk mengingat. Pusaka Peringatan adalah salah satu cara untuk mengirimkan memori saya, Anda, kita kepada orang lain. Pusaka Peringatan diwujudkan sebagai kesempatan untuk merenungkan tantangan ‘mengingat’ dalam kehidupan kontemporer saat ini. Pusaka Peringatan bagi dunia mungkin berbentuk seperti The Centenial Hall di Polandia, untuk mengenang kemenangan bangsa Prusia-Jerman atas Napoleon. Atau, seperti monumen perdamaian di Hiroshima untuk mengenang tragedi akhir Perang Dunia II, pengingat kesadaran utk peradaban masa kini. Bagi saya, Pusaka Peringatan itu berbeda, sebagai cara refleksi atas memori saya yang saya nilai penting sebagai pesan untuk diteruskan kepada orang lain.  Continue reading