Tuntutan Warga Yogya: Sumur Kering Gara-gara Hotel

Rekaman wawancara bersama Dodok Putrabangsa (37) alias Dodok Jogja (https://www.facebook.com/dodokputrabangsa) usai aksi teatrikal* yang dilakukannya di depan Hotel Fave, Jl. Kusumanegara, Yogyakarta pada 06/08/2014 pk 10.00 pagi. Aksi mandiri ini dilakukannya sebagai bentuk protes atas kejadian keringnya sumur warga di Kampung Miliran, Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta terutama sejak Hotel Fave beroperasi sekitar 2 tahun terakhir. Fave Hotel di Jl. Kusumanegara adalah satu dari 3 Favehotel yang didirikan oleh Group Aston Internasional di Yogyakarta dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Perwal No. 28 Tahun 2013 tentang Perizinan Air Tanah di Pemerintah Kota Yogyakarta Pasal 17 mengatur bahwa setiap orang dilarang, antara lain mengebor dan/atau menggali air tanah tanpa izin, kecuali untuk kebutuhan pokok sehari-hari atau kebutuhan rumah tangga dan pertanian rakyat.

Khusus untuk usaha perhotelan, Pemerintah Kota Yogyakarta telah menerbitkan Perwal No. 3 Tahun 2014 tentang Penyediaan Air Baku Usaha Perhotelan di Kota Yogyakarta. Dalam peraturan ini dijelaskan bahwa setiap usaha perhotelan di daerah yang terjangkau oleh jaringan PDAM harus menyediakan air baku yang bersumber dari PDAM. Namun, usaha perhotelan bisa tetap mendapatkan izin penggunaan sumber air tanah untuk tambahan penyediaan air baku dalam kegiatan usahanya.

Aksi ini adalah salah satu awal tanggapan warga Yogyakarta terhadap marak dan masifnya pembangunan gedung-gedung (sebagian besar hotel) baru di Yogyakarta dan sekitarnya. Jaringan warga dan komunitas di Yogyakarta akan terus memperkuat gerakan dengan data dan informasi untuk menyelamatkan kehidupan Yogyakarta yang semakin jauh dari lestari.

Catatan ini sekaligus sebagai undangan terbuka untuk seluruh warga yang ingin turut serta menyelamatkan Yogyakarta🙂

(Elanto Wijoyono)

Dokumentasi foto aksi teatrikal Dodok Jogja (06/08) oleh Dwikoen Sastro (https://www.facebook.com/dwikoen.sastro).

Dokumentasi foto aksi teatrikal Dodok Jogja (06/08) oleh Dwikoen Sastro (https://www.facebook.com/dwikoen.sastro).

* – Dokumentasi foto aksi teatrikal Dodok Jogja dapat dilihat di: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.800897503264334.1073741862.100000322746145&type=1 (Foto oleh Dwikoen Sastro: https://www.facebook.com/dwikoen.sastro).

One thought on “Tuntutan Warga Yogya: Sumur Kering Gara-gara Hotel

  1. Pingback: tugas kuliah Hukum Etika Kombis | tugaskuliahanalisis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s