Pertanyaan untuk Peserta dan Panitia Sayembara Malioboro

5334cfaf23dc7

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Sayembara Penataan Kawasan Malioboro. Hadiah utama sayembara terbuka ini mencapai Rp 100.000.000. Penataan yang diharapkan dapat mencakup wilayah Jl. Pangurakan, Jl. Marga Mulya, Malioboro, dan Jl. Marga Utama. Inisiatif yang tampak baik, tetapi tetap memunculkan pertanyaan besar tentang tujuan dan dampak dari penyelenggaraan sayembara ini. Hari Senin (09/06/2014), lima besar peserta sayembara ini telah melakukan presentasi tertutup di hadapan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Hari Selasa (10/06/2014), kelima desain akan dipresentasikan ke hadapan publik. Malioboro, salah satu kawasan paling ternama di Yogyakarta, juga menjadi salah satu objek penelitian dan perencanaan terbanyak yang tidak kunjung tuntas terkelola hingga saat ini.

Pertanyaan yang perlu diajukan kepada para peserta sayembara meliputi:

  1. Bagaimana posisi perencanaan Malioboro yang Anda buat ini terhadap perencanaan wilayah/kawasan Yogyakarta secara utuh? Ketika desain/perencanaan Anda ini akan direalisasikan, rekomendasi apa yang akan Anda berikan kepada pemda terhadap cara untuk mewujudkannya, a.l. melalui memasukkan rencana ini pada perencanaan pembangunan daerah?
  2. Untuk siapa sebenarnya kawasan Malioboro ini, berdasarkan pada rancangan yang Anda buat? Siapa yang akan mendapatkan manfaat terbesar ketika rancangan ini benar akan diwujudkan?
  3. Malioboro adalah salah satu kawasan pusaka/cagar budaya, bagian dari pusaka kota yang lebih luas. Bagaimana Anda menerjemahkan nilai-nilai heritage itu ke dalam rancangan Anda, sehingga diharapkan bisa berdampak pada praktik-praktik kehidupan warga kota yang akan muncul di ruang Malioboro yang akan pasti mengalami perubahan itu? Relasi sosial seperti apa yang Anda yakini bakal muncul dari dampak pemanfaatan ruang yang Anda rancang?

Pertanyaan kepada panitia/Pemprov D.I. Yogyakarta:

  1. Di mana posisi studi-studi tentang perencanaan kawasan Malioboro selama ini, dengan adanya sayembara ini? Skema perencanaan pembangunan seperti apakah yang sebenarnya akan diterapkan/direalisasikan utk Malioboro khususnya, dan Yogyakarta pada umumnya?
  2. Dari mana alokasi anggaran untuk pembiayaan proses dan hadiah sayembara ini? Bagaimana mekanisme pertanggungjawabannya terhadap publik?

Singkatnya, apa urgensi dari penyelenggaraan sayembara yang menggunakan dana publik ini bagi masyarakat?

 

(Elanto Wijoyono)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s