Monthly Archives: April 2013

Kesamaan Kasus Rokok, Trotoar, hingga Sampah Visual

IMG_0065 (another copy)

Dihimpun dari Twit Series @joeyakarta

Malam ini (20/04) usai ikut diskusi di Kauman, seorang perempuan usia mahasiswa menghampiri aku. Dia bertanya benarkah aku orang yang di restoran semalam. Ternyata dia adalah satu dari tiga perempuan yang ada di meja sebelah meja laki-laki yang hisap rokok di dalam ruang restoran yang tertutup dan ber-AC. Pada malam itu, di restoran itu aku menegur seorang laki-laki usia mahasiswa yang merokok di dalam ruang restoran. Namun, sebelum menegur dia, aku datang ke meja sebelahnya, yang lebih dekat daripada mejaku. Meja sebelah laki-laki perokok itu adalah meja tempat tiga perempuan yang sedang menunggu makanan pesanan. Continue reading

Mengapa Heritage Diterjemahkan menjadi Pusaka?

Image

Dihimpun dari Twit Series @joeyakarta

Setelah satu dekade gerakan pelestarian pusaka Indonesia, masih banyak yang belum paham dengan makna pusaka. Hal ini tidak esensial untuk dijadikan isu utama dalam gerakan pelestarian, tetapi bisa jadi diskusi serius. Sebagian pihak menganggap istilah heritage tak tepat diterjemahkan sebagai “pusaka”. Ada pihak yang menggunakan istilah warisan budaya, cagar budaya, hingga heritase sebagai padanan kata heritage. Bahkan, ada pihak yang menganggap penggunaan istilah “pusaka” itu salah karena jika diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi heirloom. Padahal, justru istilah pusaka memang tidak tepat diterjemahkan sebagai heirloom yang berarti warisan, melainkan heritage karena keluasan maknanya. Continue reading