KlikJkt dan SaveJkt

Dua Warna untuk Satu Kota


Belum ada setengah tahun gagasan ini dilontarkan dan didiskusikan, baik melalui tatap muka maupun dunia maya, wujudnya sudah tampak berjalan. Gagasan dari sisi konsep dan prinsip sudah diawali sejak bertahun yang lalu oleh teman-teman di Jakarta. Memasuki era jejaring sosial saat ini, gagasan itu semakin coba digali dalam banyak diskusi. Jelang akhir tahun lalu, ada rujukan yang menjadi muara gagasan, yakni sebuah sistem peta interaktif berbasis internet untuk meampung aspirasi warga atas denyut kotanya. Rujukan itu salah satunya beralamat di http://citizenmap.scmp.com/.

Jakarta yang sudah kepalang kacau itu coba dibenahi dengan langkah cerdas menggali dan mengumpulkan inisiatif suara warganya. Jika sebelumnya, isu ini dituju dengan metode pemetaan komunitas yang mendalam (seperti peta hijau dan ragam metode lainnya), kali ini coba dikelola secara lebih cepat, menyeluruh, dan terdokumentasi dalam kerangka waktu ala time-map. Langkah yang cerdik dengan menempatkan kerangka teknologi informasi sebagai alat utama pendukung visi menjadikannya sebagai media yang bisa lebih cepat digunakan untuk mendorong munculnya tanggapan dari pemerintah kota/wilayah.

Jadilah http://www.klikjkt.or.id/ wadah itu; tempat menghimpun laporan keadaan atau peristiwa yang memerlukan perhatian dan layak menjadi pengetahuan semua. Dia menjadi alat untuk mendinamisasi pengetahuan. Media ini sedang berjalan layaknya bayi yg baru lahir, tetapi potensial menjadi sistem yang diakses publik. Sistem ini dikelola oleh para relawan dan terbuka pada keterlibatan publik. Ada teman baik saya, Marco Kusumawijaya (saat ini aktif di Rujak Center for Urban Studies), yang menjadi pengisi dan penulis, bersama beberapa teman penulis muda lainnya; Famega S. Putri, Dian Tri Irawaty, Dina Indrasafitri, dan seorang dosen muda Universitas Pelita Harapan Elisa Sutanudjaja. Desain web dibuat oleh desainer grafis muda berbakat Cecil Mariani. Mesin sistem berbasis Ushahidi dibangun dan dijaga oleh Roim dan tim dari AirPutih.

Isi media ini dipilah dalam beberapa rumpun (kategori) yang terkait dengan keadaan di lapangan yang nyata terjadi setiap hari. Ada rumpun pelayanan dan fasilitas umum, air dan banjir, bencana dan darurat, cuaca dan iklim, kesenian dan pusaka budaya, prakarsa warga. Publik bisa melihat laporan mana yang sudah diteruskan ke pihak yang berwenang dan sudah ditindaklanjuti. Jadi, sistem ini akan menjadi sistem yang berjalan terus karena kebutuhan akan media ini akan tetap ada. Ada beragam medium yang disediakan untuk menampung laporan warga, mulai dari website (http://klikjkt.or.id), e-mail (lapor[at]klikJkt.or.id), SMS Gateway di nomor 0812 2053 543, dan Twitter (#klikjkt).

Sebelumnya, telah ada #savejkt (http://savejkt.org/). Sistem yang serupa, tapi tak sama. Savejkt lebih mengedepankan tujuan untuk menghimpun gagasan tentang wujud Jakarta yang ideal. Ada target yang ingin dicapai dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Salah satunya adalah memanfaatkan momentum pemilihan kepala daerah di tahun 2012 untuk mencari pemimpin Jakarta yang lebih baik.

Jika KlikJkt dikelola oleh tim yang terbuka dan semua tinggal di Jakarta dengan segala warna-warninya, SaveJkt dikelola oleh tim yang sebagian adalah pakar ternama dan tidak semuanya tinggal di Jakarta, sehingga tak bisa merasakan denyut ibukota secara langsung. Jika SaveJkt dikelola dengan pendekatan politik demokratisasi tata kelola pemerintahan kota melalui media online dalam bertukar wacana dan gagasan, KlikJkt dikelola dengan pendekatan politik kota dalam wujud yang baru untuk mewadahi aspirasi publik melalui media online.

Sejarawan Asvi Warman Adam (seperti yang dikutip oleh Suryono Herlambang, 2006) pernah membandingkan orientasi politik Thamrin dan Soekarno dengan istilah politik mikro (kota) dan makro (nasional). Soekarno berpidato soal makro, seperti falsafah dan ideologi negara. Thamrin menukik pada persoalan mikro, seperti kampung yang becek tanpa penerangan dan banjir. Dalam wujudnya yang hampir sama, KlikJkt dan SaveJkt memerani lakon yang sama saat ini.

One thought on “KlikJkt dan SaveJkt

  1. Pingback: (Konservasi) Pusaka dalam Genggaman | mlebu metu koyo kuceng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s